Sejak Jumat (21/5) pagi, URL (Uniform Resource Locator) dari halaman Facebook menyangkut karikatur Nabi Muhammad telah ditutup. Meskipun begitu, pro dan kontra tetap saja ada.
Gatot S. Dewa Broto, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, mengatakan bahwa sejak pukul 7.00 pagi ini URL kontroversial tersebut telah ditutup resmi pihak Facebook.
“Sebetulnya memang admin pihak Facebook itu kooperatif. Artinya, seandainya ada keluhan mereka dapat di ajak kerjasama. YouTube misalnya, waktu ada kejadian film Fitnah ataupun karikatur nabi dari Denmark, mereka sangat kooperatif. Terlihat bahwa memang mereka sebenarnya juga tidak mau masalah berlarut-larut,� kata Gatot saat dihubungi Jumat (21/5).
Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan
Jumat, 28 Mei 2010
Waspadai Jebakan Di Balik Video Prank di Facebook
Pengguna Facebook diimbau untuk mewaspadai serbuan link bertajuk “Candid Camera Prank”, yang banyak menyinggahi akun-akun pengguna Facebook. Link tersebut juga singgah di banyak akun pengguna Facebook di Indonesia.
Link tersebut mengiming-imingi pengguna Facebook dengan video seksi, tentang perempuan berpakaian minim yang sedang mengayuh sepeda. Video tersebut terpampang di wall-wall para pengguna Facebook dengan teks “, this is without doubt the sexiest video ever! :P :P :P ”.
Perusahaan keamanan Websense dan Sophos memperingatkan adanya trik maut di balik link video yang seolah-olah dikirim oleh teman Facebook si korban.
Peneliti Sophos Graham Cluley, dalam tulisan di blog memperingatkan pengguna Facebook akan trik ancaman jenis baru itu. Menurut Cluley, jika link tersebut diklik, tidak akan muncul video seperti yang dijanjikan. Tetapi hal itu malah akan mengaktifkan aplikasi Facebook.
Aplikasi tersebut memang tidak berdampak langsung pada kinerja komputer, tapi akan mendorong korban untuk mendownload video player yang sebenarnya adalah sebuah aplikasi untuk menginstal Hotbar adware “to generate revenue for the bad guys”. Setelah itu, malware akan secara otomatis menyebarkan pesan “video” tersebut ke teman-teman korban.
Trik ini diduga telah mengelabui ribuan pengguna Facebook yang tergiur melihat video seksi tersebut. Untuk mengatasinya, Sophos menyarankan pengguna untuk menjalankan software antivirus yang uptodate. (Sumber: networkworld.com/DOR)
Link tersebut mengiming-imingi pengguna Facebook dengan video seksi, tentang perempuan berpakaian minim yang sedang mengayuh sepeda. Video tersebut terpampang di wall-wall para pengguna Facebook dengan teks “
Perusahaan keamanan Websense dan Sophos memperingatkan adanya trik maut di balik link video yang seolah-olah dikirim oleh teman Facebook si korban.
Peneliti Sophos Graham Cluley, dalam tulisan di blog memperingatkan pengguna Facebook akan trik ancaman jenis baru itu. Menurut Cluley, jika link tersebut diklik, tidak akan muncul video seperti yang dijanjikan. Tetapi hal itu malah akan mengaktifkan aplikasi Facebook.
Aplikasi tersebut memang tidak berdampak langsung pada kinerja komputer, tapi akan mendorong korban untuk mendownload video player yang sebenarnya adalah sebuah aplikasi untuk menginstal Hotbar adware “to generate revenue for the bad guys”. Setelah itu, malware akan secara otomatis menyebarkan pesan “video” tersebut ke teman-teman korban.
Trik ini diduga telah mengelabui ribuan pengguna Facebook yang tergiur melihat video seksi tersebut. Untuk mengatasinya, Sophos menyarankan pengguna untuk menjalankan software antivirus yang uptodate. (Sumber: networkworld.com/DOR)
Langganan:
Postingan (Atom)

RSS Feed
Twitter
Facebook